SProsperity Resources Center (PRC)

Upaya mendorong kebijakan pembangunan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat membutuhkan berbagai macam data.
Dengan memadukan berbagai data informasi yang diperoleh dari berbagai sektor, para pengambil kebijakan ditingkat daerah memiliki cakrawala yang lebih luas dalam penyelesaian suatu masalah.

Paradigma penyelesaian masalah pembangunan yang menganut cara pandang sektoral, sedikit demi sedikit mulai dirubah dengan pendekatan yang berbasis keterpaduan dan melibatkan berbagai sektor dalam penyelesaian masalah.

Pendekatan keterpaduan dalam menyelesaikan persoalan pembangunan membutuhkan data dari berbagai sektor. Persoalannya adalah pemerintah daerah seringkali tidak memiliki intsrumen yang memadai dalam memadukan dan mengalisis data dari berbagai sektor. Sejak tahun 2013, KKI-PK telah memperkenalkan PRC sebagai instrumen yang membantu pemerintah daerah dalam menampilkan dan menganalisis data. Instrumen PRC tidak membutuhkan keterampilan yang tinggi dalam mengoperasikan piranti lunak tersebut, sehingga siapapun dapat menggunakan instrumen tersebut. Instrumen PRC menggunakan perangkat lunak excel yang banyak digunakan oleh instansi pemerintah daerah di Indonesia dalam melakukan pengolahan data. Dengan demikian, proses migrasi data dapat dilakukan secara mudah dalam waktu yang singkat. Keunggulan lainnya, data yang disimpan dalam instrumen PRC dapat digunakan secara daring (online) maupun tidak menggunakan jaringan internet (offline)

Data dari berbagai sektor juga dapat dikelompokkan secara periodik berdasarkan tahun, sehingga pemerintah daerah dapat memantau kemajuan dan efektivitas kebijakan pembangunan. Selain itu, data dapat juga ditampilkan secara informatif dalam bentuk peta wilayah, grafik, serta tabel. Untuk memperkuat analisis terhadap efektivitas kebijakan pembangunan, data-data yang dikumpulkan dalam PRC juga dapat dianalisis untuk melihat korelasi antara variabel data yang satu dan lainnya.

Keunggulan lain dalam menggunakan instrumen PRC adalah data dapat dikelompokkan dan ditampilkan sesuai dengan kondisi wilayah dalam satu dashboard. Misalnya data makro pada tingkat nasional, provinsi, serta kabupaten/kota. Saat ini, KKI-PK juga sedang mengembangkan data desa yang diharapkan dapat menjadi tulang punggung dalam penyediaan data pembangunan secara terintegrasi. Selain itu, melalui instrumen PRC, organisasi perangkat daerah dapat saling bertukar dan memanfaatkan data yang dimiliki. Selama ini, organisasi perangkat daerah sangat lemah dalam melakukan manajemen data, sehingga sulit dilakukan pengecekan secara periodik. Melalui instrumen PRC, data secara periodik dapat tersimpan oleh masing-masing SKPD yang ditampilkan melalui website pemerintah daerah ataupun organisasi pemerintah daerah.

Share This